Teks Debat



Teks Debat


          Pengertian dari teks debat secara umum, adalah kegiatan adu argumentasi yang menyangkut 2 pihak perorangan/kelompok yang dilakukan secara damai. Didalam debat, kedua belah pihak dapat memukakan pendapatnya masing masing. Dan diakhir debat, akan hanya ada satu pihak yang menang.
Menurut saya, debat sangatlah berguna untuk melihat suatu argumentasi dari sudut pandang orang lain tanpa adanya kericuhan, dan selalu ada alasan di setiap argumentasi tersebut. Sehingga argumentasi tersebut masuk akal di mata semua orang.

          Didalam debat, ada beberapa unsur :
·         Hal yang akan didebatkan (disebut juga dengan mosi).
·         Tim Afirmatif (Pro)  : yaitu tim yang setuju dengan hal yang didebatkan.
·         Tim Negatif (Kontra) : yaitu tim yang tidak setuju/menentang terhadap hal yang didebatkan.
·         Tim Netral : Yaitu tim yang tidak memihak keduanya dan dapat memberikan kedua sisi dukungan ataupun sanggahan.
·         Moderator : Orang yang memimpin jalannya debat
·         Penulis : Orang yang memberikan kesimpulan diakhir suatu debat.

Debat bukan hanya bertujuan untuk memperdebatkan suatu hal saja. Namun juga dapat melatih keberanian seseorang mengemukakan pendapat, melatih mematahkan pendapat lawan, meningkatkan kemampuan merespon sesuatu masalah, dll.


Debat mempunyai Struktur. Antara lain :
·         Pengenalan : Tim afirmatif, Tim negatif, dan Tim Netral memperkenalkan diri
·         Penyampaian argumentasi : Setiap tim mengemukakan argumennya. Dimulai dari tim afirmatif, dan diakhiri oleh tim netral.
·         Debat : Setiap tim mengomentari setiap argumentasi dari tim lain.
·         Simpulan : Setiap tim memberikan ungkapan penutup.

Debat agar berjalan dengan baik, juga ada tata caranya :
1.    Pertanyaan/tanggapan dikemukakan secara professional, tidak menghina, merendahkan, mendiskriminasi atau yang bersangkutan dengan masalah pribadi
2.    Berbicara dengan tidak terbata bata
3.    Batasi argument maksimal 3 poin
4.    Gunakan logika dalam menyampaikan argumen
5.    Saat mengungkapan tanggapan, gunakan alasan yang akurat (berdasarkan fakta)

Berikut adalah beberapa contoh jenis debat : 

1.    Debat parlemen/majelis
Biasanya debat jenis ini berada di tingkat pemerintahan dan biasanya memperdebatkan tentang undang-undang tertentu

2.    Debat formal, konvensional, atau debat pendidikan.
Biasanya debat ini dilakukan di sekolah. Debat ini bukan bertujuan untuk menghasilkan suatu keputusan, namun untuk mengembangkan kemampuan pesertanya, seperti kemampuan untuk mengutarakan pendapat secara logis, jelas, dan terstruktur, mendengarkan pendapat yang berbeda, dll.

Komentar